
Lowongan Kerja Tenaga Ahli INEY Bappenas
Informasi Gaji
Rp 3.000.000 - Rp 8.000.000 / bulan (estimasi)
Sebelum lamar · 3 menit
Mau lamar posisi ini? Pastikan CV kamu lolos sistem ATS dulu.
Perusahaan menyaring berkas dengan mesin ATS sebelum dibaca manusia. CV yang tidak ATS-friendly bisa gugur lebih dulu. Cek skor CV ATS 0–100 + tahu salahnya di mana — gratis, tanpa daftar.
Baru di dunia kerja? Baca dulu panduan CV ATS dan cara membuat surat lamaran kerja.
Kementerian PPN/Bappenas membuka rekrutmen Tenaga Ahli untuk Hibah Investing in Nutrition and Early Years (INEY) Fase 2. Formasi ini ditempatkan di Direktorat Kesehatan dan Gizi Masyarakat, Jakarta, dan bekerja langsung pada program percepatan penurunan stunting. Ada empat posisi Tenaga Ahli yang dicari, mulai dari penanggung jawab koordinasi lintas kementerian sampai spesialis monitoring dan evaluasi.
Posisi Tenaga Ahli INEY Fase 2 dan Kualifikasinya
Keempat formasi ini bermitra dengan kementerian dan lembaga yang berbeda. Kamu perlu memastikan pengalaman serta latar pendidikanmu cocok dengan posisi yang dilamar.
1. Tenaga Ahli Penanggung Jawab Setwapres, Kemenkeu, Kemendukbangga, dan Kemenko PMK
- Pengalaman minimal 3 tahun dalam pengelolaan proyek, terutama perencanaan, pemantauan, dan evaluasi, dibuktikan dengan dokumentasi atau laporan hasil pekerjaan.
- Pengalaman berkoordinasi dengan kementerian/lembaga, diutamakan dengan Sekretariat Wakil Presiden, Kemenkeu, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, serta Kemenko PMK, dibuktikan dengan dokumentasi hasil pekerjaan.
- Pengalaman analisis data memakai SPSS, Stata, Microsoft Excel, atau spreadsheet.
- Kemampuan menyusun laporan tertulis dan mengomunikasikannya, dibuktikan dengan dokumentasi hasil pekerjaan dan/atau referensi.
- Minimal lulusan sarjana (S1) bidang kesehatan masyarakat, epidemiologi, gizi, sosial, ekonomi publik, manajemen, kebijakan publik, atau bidang relevan lain.
2. Tenaga Ahli Environmental and Social Safeguards Specialist
- Kompetensi sesuai bidang yang dipersyaratkan, dibuktikan dengan ijazah, sertifikat keahlian/teknis, dan/atau sertifikat pelatihan.
- Pengalaman paling kurang 1 pekerjaan dalam 5 tahun terakhir di lingkungan pemerintah maupun swasta, termasuk pengalaman subkontrak.
- Pengalaman pada pekerjaan sejenis, dilihat dari jenis, kompleksitas, metodologi, teknologi, atau karakteristik lain yang menggambarkan kesamaan.
- Pemahaman dan pengalaman kuat minimal 3 tahun mengawal isu sosial dan lingkungan, dibuktikan dengan referensi, kontrak kerja, atau dokumen pekerjaan. Pemahaman atas kebijakan lingkungan dan sosial Bank Dunia serta Environmental and Social Framework (ESF) menjadi nilai tambah.
- Pengalaman sekurangnya 3 tahun dalam implementasi pemantauan dan evaluasi isu sosial dan lingkungan, diutamakan bidang gizi atau kesehatan.
- Pengalaman berkoordinasi lintas sektor minimal 3 tahun, dibuktikan dengan dokumentasi hasil pekerjaan.
- Kemampuan analisis data kuantitatif, kualitatif, atau mix methods, dibuktikan dengan laporan, tulisan, policy brief, paper, atau dokumentasi hasil pekerjaan.
- Kemampuan mengidentifikasi risiko sosial dan lingkungan serta pengalaman menulis laporan, dibuktikan dengan dokumen hasil pekerjaan.
- Kemampuan dan pengalaman menyampaikan pelatihan atau peningkatan kapasitas terkait topik lingkungan dan sosial.
- Komunikasi yang baik, termasuk menyajikan temuan secara jelas dan persuasif, dibuktikan dengan sertifikat bahasa Inggris (TOEFL, IELTS, dan sejenisnya) atau tulisan berbahasa Inggris.
- Diutamakan lulusan pasca sarjana (S2) bidang ilmu lingkungan, sosial, K3, antropologi, sosiologi, atau jurusan relevan. Pelamar S1 dengan pengalaman relevan akan dipertimbangkan.
3. Tenaga Ahli Monitoring dan Evaluasi untuk Kemendikdasmen
- Pengalaman sekurangnya 5 tahun menyusun desain alat pemantauan dan evaluasi pendidikan, dibuktikan dengan referensi, kontrak kerja, laporan, atau dokumentasi hasil pekerjaan.
- Pengalaman pemantauan dan evaluasi di bidang PAUD HI sekurangnya 5 tahun, dibuktikan dengan dokumen pendukung.
- Kompetensi sesuai bidang, dibuktikan dengan ijazah, sertifikat keahlian/teknis, dan/atau sertifikat pelatihan.
- Pengalaman paling kurang 1 pekerjaan relevan dalam 4 tahun terakhir di lingkungan pemerintah maupun swasta, termasuk pengalaman subkontrak.
- Pengalaman berkoordinasi lintas sektor minimal 5 tahun, dibuktikan dengan dokumentasi hasil pekerjaan.
- Pengetahuan dan pemahaman kuat soal konsep pemantauan dan evaluasi serta penyusunan monitoring and evaluation framework.
- Kemampuan analisis data kuantitatif, kualitatif, atau mix methods dengan aplikasi statistik, dibuktikan dengan laporan, tulisan, policy brief, atau paper.
- Pendidikan minimal pasca sarjana (S2) bidang PAUD, manajemen, statistik, penelitian dan evaluasi.
4. Tenaga Ahli Analisis Kebijakan Publik, Advokasi, dan Penggerakan Lapangan untuk Kemenko PMK
- Pendidikan S2 bidang kebijakan publik, kesehatan masyarakat, atau statistika kesehatan. Diutamakan S3 pada bidang kebijakan publik, gizi, kesehatan masyarakat, atau statistika kesehatan.
- Pengalaman kerja 5 tahun terkait gizi dan stunting di lingkungan kementerian/lembaga, dibuktikan dengan referensi atau kontrak kerja.
- Keterampilan teknis analisis data nasional skala besar dengan berbagai aplikasi statistik, penyusunan policy brief, perencanaan program/kegiatan, pelaporan, serta kerangka koordinasi, sinkronisasi, pengendalian, pemantauan, dan evaluasi.
- Pengalaman analisis data skala nasional maupun regional.
- Pengetahuan menafsirkan data, mengekstrak wawasan bermakna, dan memvisualisasikan data.
- Berpikir kritis dan analitis untuk memecahkan masalah serta mengambil keputusan berbasis data.
- Portofolio pekerjaan sebelumnya pada data penelitian skala besar.
- Keterampilan kepemimpinan untuk mengarahkan tim mencapai hasil yang diharapkan.
- Mampu bekerja dalam tim dan berbahasa Inggris aktif secara lisan maupun tulisan, dibuktikan dengan skor minimal TOEFL 550 atau IELTS 6.5.
Tanggung Jawab Tenaga Ahli INEY
Setiap posisi punya cakupan kerja yang berbeda, meski semuanya bermuara pada target penurunan stunting.
Penanggung Jawab Setwapres, Kemenkeu, Kemendukbangga, dan Kemenko PMK
- Melakukan koordinasi rutin dan intensif dengan Setwapres, Kemenkeu, dan Kemendukbangga terkait kegiatan DLRs yang menjadi tanggung jawab K/L terkait.
- Membantu memastikan DLR dapat diverifikasi sesuai protokol verifikasi.
- Memastikan integrasi dan keselarasan antara Setwapres, Kemenkeu, dan Kemendukbangga dengan K/L lain dalam pencapaian DLRs yang sama.
- Menjadi jembatan antara Kementerian PPN/Bappenas dan Setwapres, Kemenkeu, serta Kemendukbangga, terutama untuk menyampaikan informasi penting, tantangan, dan kendala yang dihadapi.
- Berkoordinasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dalam pelaksanaan verifikasi DLI.
- Berkoordinasi dan menyampaikan laporan atau dokumen lain terkait DLRs kepada Program Specialist.
- Berkoordinasi dengan Penanggung Jawab K/L lain dalam INEY Fase II untuk memastikan integrasi DLRs yang menjadi tanggung jawab bersama.
- Membantu memantau progres pelaksanaan Program Action Plan yang disepakati pada PAD dan Implementation Support Mission.
- Membantu K/L terkait mengidentifikasi bottleneck, hambatan, dan masalah dalam pelaksanaan program INEY Fase 2.
- Melakukan koordinasi tiga pihak untuk menyusun rekomendasi atas masalah yang muncul bila dibutuhkan.
- Menyusun laporan yang dibutuhkan dan bertanggung jawab kepada Asisten Manajer PMU.
- Melaksanakan penugasan lain yang dikoordinasikan Direktorat Kesehatan dan Gizi Masyarakat.
Environmental and Social Safeguards Specialist
- Memfasilitasi implementasi persyaratan lingkungan dan sosial dalam Rencana Komitmen Lingkungan dan Sosial (ESCP) serta Rencana Aksi Program (PAP), sampai pemantauan dan dokumentasi pelaksanaannya di INEY Fase 2.
- Mengidentifikasi dan memetakan isu sosial dan lingkungan yang relevan, termasuk menyiapkan stakeholder mapping pihak yang terlibat dan terdampak.
- Mengawal pelaksanaan mekanisme aduan dan laporan (grievance mechanism) yang terintegrasi, serta melakukan debottlenecking analysis atas aduan yang diterima.
- Mengarusutamakan isu sosial dan lingkungan, terutama yang masuk Environmental and Social Standard (ESS), kepada Project Implementing Unit (PIU) dan stakeholder terkait.
- Mengembangkan proses dan prosedur pengelolaan risiko ketenagakerjaan serta kondisi kerja pekerja proyek dalam kerangka Labor Management Procedure (LMP) sesuai Project Operating Manual (POM).
- Berkoordinasi dengan kementerian/lembaga terkait mekanisme aduan dan pelaporan isu lingkungan dan sosial, serta melacak penyelesaiannya selama proyek berjalan.
- Mengembangkan dan memfasilitasi program peningkatan kapasitas soal persyaratan Environmental and Social Framework (ESF) Bank Dunia bagi Sekretariat INEY, PIU, dan pemangku kepentingan lain.
- Berkoordinasi dengan E&S Focal Point tiap PIU untuk dukungan teknis dalam pencapaian komitmen ESCP dan PAP, menyusun laporan implementasi ESCP, dan memantau capaian PAP komponen Environmental & Social.
- Melaksanakan penugasan lain yang dikoordinasikan Direktorat Kesehatan dan Gizi Masyarakat.
Monitoring dan Evaluasi untuk Kemendikdasmen
- Menyusun kerangka konsep monitoring dan evaluasi program PAUD HI.
- Mengembangkan baseline, indikator, dan target yang akurat serta terukur.
- Melakukan analisis dan reviu hasil pelaksanaan monitoring dan evaluasi.
- Menyusun laporan hasil monitoring dan evaluasi sebagai masukan kebijakan dan program Percepatan Penurunan Stunting melalui PAUD HI.
- Memberikan penguatan kepada tim Direktorat PAUD terkait monitoring dan evaluasi program PAUD HI.
Analisis Kebijakan Publik, Advokasi, dan Penggerakan Lapangan untuk Kemenko PMK
- Menyusun, melaksanakan, dan melaporkan rencana kerja sesuai tugas Tenaga Ahli secara tepat waktu dengan kualitas yang baik.
- Membangun dan mengembangkan instrumen terkait data stunting untuk koordinasi, sinkronisasi, pengendalian, dan pemantauan program gizi dan stunting sesuai peraturan yang berlaku.
- Menyusun kerangka konsep dan metode analisis data dari survei gizi (SSGI, SKI, dan lainnya) serta surveillance (P3KE, e-PPGBM, Satu Sehat, dan lainnya) terkait gizi dan stunting.
- Melakukan reviu dan analisis data lanjutan sebagai dasar penyusunan rekomendasi percepatan pencegahan dan penurunan stunting.
- Menganalisis kebijakan yang sudah ada dan yang perlu disusun, lalu menghasilkan rekomendasi perbaikan kebijakan dan program gizi dan stunting.
- Menghasilkan laporan tertulis hasil studi atau kajian terkait gizi dan stunting beserta paparan analisis dan rekomendasi kebijakan, secara periodik atau saat diminta Kemenko PMK.
- Membuat policy brief sebagai bahan masukan dan pertimbangan Menteri, Deputi, dan Asdep.
- Menyusun rancangan program dan kegiatan inovasi terkait gizi dan stunting.
- Mendukung pelaksanaan tugas di Keasdepan Peningkatan Gizi dan Pencegahan Stunting Kemenko PMK.
Cara Melamar Tenaga Ahli Hibah INEY
Kirim lamaranmu sesuai posisi yang dituju. Pengumuman ini tidak mencantumkan batas waktu pendaftaran, jadi sebaiknya ajukan berkas secepatnya.
Pertanyaan seputar rekrutmen bisa disampaikan ke [email protected]. Hanya kandidat yang terpilih yang akan dihubungi.
Tentang Kementerian PPN/Bappenas
Bappenas adalah singkatan dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, lembaga pemerintah non-kementerian yang bertanggung jawab atas perencanaan pembangunan nasional. Lembaga ini membantu Presiden dalam penyelenggaraan pemerintahan, termasuk perencanaan di sektor pembangunan.
Hibah Investing in Nutrition and Early Years (INEY) sendiri merupakan program hibah pemerintah Indonesia bersama Bank Dunia. Tujuannya meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan gizi, terutama bagi remaja putri, ibu hamil, dan anak usia 0 sampai 59 bulan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa itu Hibah INEY dan siapa yang membuka rekrutmen ini?
INEY adalah program hibah pemerintah Indonesia bersama Bank Dunia untuk mempercepat penurunan stunting pada anak di bawah lima tahun. Rekrutmen Tenaga Ahli INEY Fase 2 dibuka oleh Direktorat Kesehatan dan Gizi Masyarakat Kementerian PPN/Bappenas.
Berapa pengalaman minimal untuk posisi Tenaga Ahli INEY?
Syariat pengalaman berbeda tiap formasi. Posisi Penanggung Jawab butuh minimal 3 tahun pengelolaan proyek, Safeguards Specialist butuh 3 tahun menangani isu sosial dan lingkungan, posisi Monitoring dan Evaluasi butuh 5 tahun, sedangkan Analisis Kebijakan Publik butuh 5 tahun pengalaman gizi dan stunting.
Bagaimana cara bertanya soal rekrutmen ini?
Semua pertanyaan dikirim ke email [email protected]. Hanya pelamar yang lolos seleksi yang akan dihubungi oleh tim rekrutmen.
Lowongan Terkait
Lihat Semua




