
Lowongan Kerja Tenaga Ahli Konstruksi Kemenkes
Informasi Gaji
Rp 3.000.000 - Rp 8.000.000 / bulan (estimasi)
Sebelum lamar · 3 menit
Mau lamar posisi ini? Pastikan CV kamu lolos sistem ATS dulu.
Perusahaan menyaring berkas dengan mesin ATS sebelum dibaca manusia. CV yang tidak ATS-friendly bisa gugur lebih dulu. Cek skor CV ATS 0–100 + tahu salahnya di mana — gratis, tanpa daftar.
Baru di dunia kerja? Baca dulu panduan CV ATS dan cara membuat surat lamaran kerja.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) membuka rekrutmen Tenaga Konstruksi untuk proyek pembangunan RSAB Harapan Kita dan penataan kawasan 3 RS Berlian. Posisi ini ditujukan bagi individual consultant yang siap terlibat dari tahap perencanaan sampai pengawasan lapangan. Titik kerjanya berada di kawasan rumah sakit milik Kemenkes di Jakarta.
Posisi & Kualifikasi Tenaga Konstruksi Kemenkes
Ada sembilan posisi yang dibuka sekaligus. Semua kandidat wajib bergelar sarjana (S1) di bidang yang relevan, dan sebagian posisi menuntut pengalaman sampai 8 tahun di proyek konstruksi maupun proyek yang dibiayai lembaga pembiayaan internasional.
1. Tenaga Ahli Teknik Sipil (Civil Engineering Expert)
- S1 Teknik Sipil, diutamakan punya sertifikat aktif bidang konstruksi (Sertifikat Ahli Madya atau Utama Manajemen Konstruksi).
- Gelar S2 menjadi nilai tambah.
- Pengalaman minimal 8 tahun di konstruksi, termasuk minimal 3 tahun di pembangunan rumah sakit.
- Pernah menangani gedung bertingkat minimal 8 lantai, diutamakan proyek yang dibiayai Multi-lateral Development Bank atau International Development Financing Institutions.
- Menguasai Microsoft Office dan MS Project atau aplikasi pemantauan proyek sejenis.
- Bahasa Inggris lisan dan tulisan aktif, serta kuat dalam penyusunan laporan.
2. Tenaga Ahli Teknik Mesin dan Plumbing (Mechanical and Plumbing Engineering Expert)
- S1 Teknik Mesin, diutamakan punya sertifikat aktif (Sertifikat Ahli Madya atau Ahli Utama).
- Gelar S2 menjadi nilai tambah.
- Pengalaman minimal 8 tahun di konstruksi, termasuk minimal 3 tahun di desain atau pembangunan rumah sakit.
- Pernah mengerjakan desain atau konstruksi gedung bertingkat minimal 8 lantai, diutamakan proyek yang dibiayai Multi-lateral Development Bank atau International Development Financing Institutions.
- Menguasai Microsoft Office dan MS Project atau aplikasi pemantauan proyek sejenis.
- Bahasa Inggris lisan dan tulisan aktif, serta kuat dalam penyusunan laporan.
3. Tenaga Ahli Teknik Elektrikal (Electrical Engineering Expert)
- S1 Teknik Elektro, diutamakan punya sertifikat aktif (Sertifikat Ahli Madya atau Ahli Utama).
- Gelar S2 menjadi nilai tambah.
- Pengalaman minimal 8 tahun di konstruksi, termasuk minimal 3 tahun di desain atau pembangunan rumah sakit.
- Pernah mengerjakan desain atau konstruksi gedung bertingkat minimal 8 lantai, diutamakan proyek yang dibiayai Multi-lateral Development Bank atau International Development Financing Institutions.
- Menguasai Microsoft Office dan MS Project atau aplikasi pemantauan proyek sejenis.
- Bahasa Inggris lisan dan tulisan aktif, serta kuat dalam penyusunan laporan.
4. Tenaga Ahli Lingkungan dan Sosial (Environmental and Social Safeguard Expert)
- S1 Teknik Lingkungan, Ilmu Lingkungan, Manajemen Lingkungan, Ilmu Sosial, Perencanaan Wilayah, atau bidang terkait. Gelar S2 menjadi nilai tambah.
- Pengalaman minimal 8 tahun di proyek yang dibiayai donor, khususnya aspek lingkungan dan sosial lembaga pembiayaan internasional (AIIB, ADB, WB, IsDB), dengan keterlibatan minimal 3 proyek relevan.
- Terbukti mampu mengelola risiko lingkungan dan sosial di proyek pembangunan.
- Paham regulasi Indonesia terkait sektor kesehatan, safeguard lingkungan dan sosial, serta proses konsultasi publik (nilai tambah).
- Berpengalaman melakukan konsultasi dan pelibatan pemangku kepentingan.
- Bahasa Inggris aktif, lisan maupun tulisan.
5. Tenaga Ahli Monitoring dan Evaluasi (Monitoring and Evaluation Expert)
- S1 Kesehatan Masyarakat, Ilmu Sosial, Administrasi Bisnis, Statistika, Development Studies, atau jurusan relevan. Gelar S2 menjadi nilai tambah.
- Pengalaman minimal 5 tahun di monitoring dan evaluasi, idealnya di sektor kesehatan atau proyek pembangunan skala besar, dengan minimal 2 penugasan relevan.
- Terbukti mampu menyusun dan menerapkan kerangka kerja serta tools M&E.
- Pengalaman di proyek donor dan pemahaman standar pelaporan keuangan donor menjadi nilai tambah.
- Mengenal prosedur pelaporan yang berkaitan dengan APBN.
- Bahasa Inggris aktif, lisan maupun tulisan.
6. Data Analyst
- S1 Statistika, Data Science, Ilmu Komputer, Ekonomi, Manajemen, Kesehatan Masyarakat, Psikologi, atau bidang terkait.
- Pengalaman minimal 3 tahun di manajemen data, analisis, atau peran Monitoring dan Evaluasi (M&E).
- Pengalaman di proyek yang dibiayai Multilateral Development Bank (MDB) menjadi nilai tambah.
- Kemampuan analitis dan kuantitatif kuat, menguasai Excel, SPSS, Tableau, atau platform sejenis.
- Paham kerangka M&E dan pelacakan indikator kinerja.
- Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia aktif.
- Sertifikasi pelatihan relevan atau pengalaman kerja terkait menjadi nilai tambah.
7. Bilingual Secretary
- S1 Hubungan Internasional, Administrasi, Manajemen, Pendidikan Bahasa, Ilmu Sosial, Psikologi, atau bidang terkait.
- Pengalaman minimal 1 tahun sebagai sekretaris atau asisten administrasi, diutamakan di proyek internasional atau proyek donor.
- Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia sangat baik, lisan maupun tulisan.
- Menguasai Microsoft Office dan sistem manajemen dokumen.
- Kemampuan organisasi, komunikasi, dan interpersonal yang kuat, mampu menangani banyak tugas sekaligus di bawah tekanan.
8. Planning and Financing Staff
- S1 Akuntansi, Ekonomi, Manajemen, atau bidang terkait.
- Pengalaman minimal 1 tahun di bidang relevan, diutamakan di proyek internasional atau proyek donor.
- Pengalaman menyusun anggaran, laporan keuangan, dan perencanaan.
- Kemampuan analitis dan organisasi yang kuat.
- Sertifikasi pelatihan relevan atau pengalaman kerja menjadi nilai tambah.
9. Administration Staff
- S1 Administrasi, Manajemen, Ilmu Sosial, atau bidang terkait.
- Pengalaman minimal 1 tahun di administrasi dan pengelolaan kantor.
- Menguasai Microsoft Office tingkat menengah (Word, Excel, PowerPoint).
- Komunikasi Bahasa Indonesia yang baik, pemahaman dasar Bahasa Inggris menjadi nilai tambah.
- Sertifikasi pelatihan relevan atau pengalaman kerja menjadi nilai tambah.
Tanggung Jawab
Cakupan kerja tiap posisi berbeda, tapi semuanya bermuara pada kelancaran pembangunan RSAB Harapan Kita dan penataan kawasan 3 RS Berlian.
- Tenaga ahli teknik sipil, mesin dan plumbing, serta elektrikal mengawal perencanaan teknis, mengawasi pelaksanaan, dan memantau progres pembangunan gedung rumah sakit.
- Tenaga ahli lingkungan dan sosial memastikan proyek berjalan sesuai standar safeguard lembaga pembiayaan internasional, termasuk konsultasi dengan warga sekitar.
- Tenaga ahli M&E menyusun kerangka pemantauan, mengumpulkan data indikator, dan menyiapkan laporan berkala.
- Data Analyst mengolah data proyek, membangun dasbor, dan menyajikan temuan untuk pengambilan keputusan.
- Sekretaris bilingual dan Administration Staff menangani korespondensi, penjadwalan, arsip, dan kebutuhan operasional kantor proyek.
- Planning and Financing Staff menyusun anggaran, memantau realisasi keuangan, dan menyiapkan laporan pembiayaan.
Cara Melamar
Pendaftaran posisi Tenaga Konstruksi Kemenkes dilakukan lewat kanal resmi yang diumumkan Kementerian Kesehatan. Siapkan CV, ijazah, sertifikat kompetensi, dan bukti pengalaman proyek yang relevan sebelum mengirim lamaran.
Pantau pembaruan informasinya di situs resmi Kemenkes RI. Pengumuman ini tidak mencantumkan deadline maupun alamat email pengiriman lamaran, jadi pastikan kamu mengecek kanal resmi secara berkala agar tidak ketinggalan.
Tentang Perusahaan: Kemenkes RI
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia adalah kementerian yang membidangi urusan kesehatan dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden. Proyek ini bagian dari upaya pemerintah memperkuat infrastruktur layanan kesehatan, khususnya rumah sakit rujukan di Jakarta.
FAQ
Apakah posisi Tenaga Konstruksi Kemenkes ini berstatus pegawai tetap?
Bukan. Kemenkes membuka posisi ini untuk individual consultant yang terikat kontrak proyek pembangunan RSAB Harapan Kita dan penataan kawasan 3 RS Berlian. Masa kerjanya mengikuti durasi proyek yang ditetapkan.
Berapa pengalaman kerja minimal yang dibutuhkan?
Bergantung posisinya. Tenaga ahli teknik, lingkungan, dan sosial menuntut pengalaman 8 tahun, tenaga ahli M&E 5 tahun, Data Analyst 3 tahun, sementara sekretaris, Planning and Financing Staff, dan Administration Staff cukup 1 tahun.
Apakah pelamar wajib bisa berbahasa Inggris?
Untuk sebagian besar posisi, ya. Tenaga ahli, Data Analyst, dan sekretaris bilingual harus aktif berbahasa Inggris lisan dan tulisan. Posisi Planning and Financing Staff dan Administration Staff tidak mensyaratkan kemampuan Bahasa Inggris aktif.
Lowongan Terkait
Lihat Semua




